HARAM! Jangan Pasang 5 Jenis Aplikasi Ini di Smartphone Kamu

Gang, tahukah kamu jika dari total jumlah aplikasi yang ada di Play Store, 15 persen di antaranya adalah aplikasi berkualitas jelek? Kamu sebagai pengguna, tentunya harus lebih jeli sebelum memilih berbagai aplikasi di sini. Bukan nggak mungkin, aplikasi-aplikasi ini malah menimbulkan bahaya saat dipasang di perangkat smartphone-mu. Untuk kamu ketahui nih, modus aplikasi yang berbahaya umumnya menawarkan fungsi yang cenderung nggak masuk akal lho. Nah, biar nggak mudah ketipu, berikut JalanTikus kasih tahu 5 jenis aplikasi berbahaya di Play Store yang sebaiknya jangan kamu pasang di smartphone-mu.

1. Aplikasi Baterai

Aplikasi baterai. Gang, kamu tentu udah nggak asing lagi kan, dengan beragam aplikasi baterai yang bertebaran di Play Store? Barangkali di antara kamu ada yang udah pernah nyoba beberapa aplikasi tersebut, namun apa kamu dapat? Smartphone malah semakin boros dari biasanya dan bertambah lemot kan? Aplikasi baterai atau kalibrasi baterai kedengarannya mampu mengatasi permasalahan baterai pengguna smartphone ya. Namun kenyataannya nggak demikian, Gang. Ini sebabnya aplikasi baterai bisa dibilang berbahaya. Pertama, selain nggak jujur, aplikasi kalibrasi baterai biasanya akan menghapus file batterystats.bin untuk memanipulasi indikator baterai. Selain itu, aplikasi baterai juga didesain dengan tampilan yang menarik dan bekerja pada belakang layar yang justru dapat membebani kinerja smartphone lho. Makanya, kalo mau hemat baterai cukup dengan pemakaian yang wajar ya!

2. Aplikasi Memori

Aplikasi haram yang kedua adalah aplikasi memori. Ada dua macam jenis aplikasi memori yang berbahaya di Play Store, Gang. Pertama, aplikasi yang menawarkan defragmenting memori, dan yang kedua adalah aplikasi untuk meningkatkan kapasitas RAM. Kedua aplikasi yang sebaiknya kamu hindari! Emangnya kenapa juga harus butuh aplikasi defragmenting memori di Android? Perangkat Android saat ini, telah memiliki fitur controller yang dapat mengatur data di dalam penyimpanan dengan terstruktur dan rapi. Melakukan defragmenting memori justru hanya akan menurunkan performa dan umur storage, Gang. Kamu sebetulnya nggak memerlukan aplikasi apapun, untuk mengoptimalkan RAM pada Android. Karena, fungsi built-in pada Android telah melakukannya secara otomatis. Jadi kalo pengin meningkatkan kapasitas RAM, mending beli HP baru aja deh!

3. Antivirus Fake

Banyak yang beranggapan jika perangkat Android rawan terkena virus. Namun faktanya, hal ini nggak seratus persen benar. Secara umum perangkat Android kamu bakalan aman, asalkan kamu memasang aplikasi yang berasal dari app store resmi seperti Play Store. Bukan dari sumber pihak ketiga lho ya. Seperti situs, forum, atau aplikasi toko yang nggak terpercaya. Kalo kamu masih ingat, dulu ada aplikasi Android bernama Virus Shield yang sempat populer. Aplikasi yang menawarkan fungsi untuk melindungi perangkat Android dari malware dalam sekali klik. Namun, aplikasi tersebut akhirnya dihapus oleh Google, setelah Android Police mengungkapkan kode sumbernya yang nggak lain hanyalah berisi fungsi sederhana untuk mengubah ikon. Mungkin saja hingga kini masih banyak model aplikasi sejenis yang bertebaran di Play Store. Dan jika kamu abai dalam hal ini, bukan nggak mungkin aplikasi-aplikasi tersebut bisa membahayakan smartphone kamu. Duh, serem deh ya kalo udah ngomongin virus-virus nakal!

4. Pendeteksi Kebohongan

Ada banyak aplikasi yang menawarkan fungsi Lie Detector alias pendeteksi kebohongan, Gang. Ini tergolong sebagai aplikasi yang nggak berguna dan bisa membahayakan ponsel. Emang sih, smartphone kini udah dilengkapi dengan berbagai sensor canggih. Namun bukan berarti, smartphone mampu berfungsi sebagai pendeteksi kebohongan dengan algoritma penghitungan yang rumit, apalagi ngedapetinnya secara gratis di Play Store. Pengguna yang ingin mencoba bagaimana alat tersebut bekerja biasanya akan segera memasang aplikasi tersebut di perangkat mereka.

5. Aplikasi Internet

Kecepatan internet emang selalu jadi momok bagi masyarakat modern saat ini. Dan masih ada aja, pengembang nakal bikin aplikasi nggak berguna, yang menawarkan fungsi untuk mengatasi kecepatan internet. Aplikasi-aplikasi yang diklaim mampu menguatkan dan meningkatkan kekuatan sinyal. Padahal kenyataannya, aplikasi tersebut nggak ada ngaruh-ngaruhnya ke perangkat Android kamu. Yang ada, malah justru memberatkan dan menambah jumlah file sampah di Android. Kebanyakan nginstal aplikasi sampah, justru malah membebani kinerja smartphone kamu, membuatnya cepat panas dan akhirnya rusak deh.

===================================================

Subscribe: https://www.youtube.com/c/JalanTikusID
Artikel: https://jalantikus.com/tips/jenis-aplikasi-berbahaya-di-playstore/?utm_source=YoutubeJT

===================================================

https://jalantikus.com
https://www.facebook.com/JalanTikus/
https://instagram.com/jalantikusid
https://twitter.com/jalantikuscom

===================================================