Kecepatan Internet di Amerika VS di Indonesia, Kalah Telak Gak Ya?

Halo halo hai hai halo!

Gang, kembali lagi di video JalanTikus. Seperti kita semua ketahui, internet udah jadi bagian dari hidup manusia masa kini ya. Karena tanpa internet, kamu tentu gak bisa chatting-an sama mantan, kan? Ups! Hihi.. Udah gitu, kamu juga gak bisa update status di Facebook dan yang lebih gawatnya lagi, kamu gak bisa buka situs dan channel JalanTikus. Wah, pasti serasa di neraka deh!

Nih ya, internet itu diciptakan, dikembangkan atau ditemukan oleh negara Amerika Serikat, yang awalnya bernama ARPANET alias Advance Research Project Agency Network. Terus, gimana kalo kita bandingin dengan di Indonesia ya?

Mari kita lihat dari aspek kecepatan di Amerika Serikat dan pada setiap negara bagian. Di sana, kecepatan minimal yang mereka miliki sebesar 10 megabyte per second alias mbps. Jadi, buat download lagu Despacito hanya butuh waktu, berapa tebak? Yap, 0.8 detik doang! Gokil, kan? Lalu, gimana dengan kota besar, atau bahkan ibu kotanya seperti Washington D.C?

Ternyata nih, kecepatan Internet di sana dapat menempuh 30 megabyte per second. Baik di Washington D.C maupun di negara bagian Amerika lainnya yang cukup besar, sebut aja New York, Florida, California, Los Angeles, dan lainnya.

Tunggu, ada lagi nih yang bikin takjub. Titik terbesar untuk mencapai koneksi Internet paling tinggi sejauh ini di muka bumi, terletak di Pusat Kantor NASA, di Washington D.C. Di sana, kamu dapat men-download lagu Despacito hanya dengan waktu 0.00009 detik, alias kurang dari sepersekian waktumu bernapas. Tahu kenapa? Sebab, kecepatan internet di kantor NASA sendiri sebesar 90 gigabytes per second atau setara 90.000 megabytes per second. Modyaaar!

Lalu, apa kabarnya Indonesia ? Hahaha, kalo mau bandingin dari angka sih cukup memprihatinkan, Gang. Di mana angkanya hanya setengah dari Amerika Serikat. Di tahun 2015 aja, Indonesia tercatat punya koneksi rata-rata 4.9 megabytes per second. Sedih deh..

Tapi, kok bisa ya? Apa sih faktornya? Kabel? Geografis? atau Teknologi? Ternyata, semuanya berkaitan erat, Gang. Faktor terbesar datang dari perusahaan yang bekerjasama dengan pemerintah, dalam mengembangkan telekomunikasi. Kalo di Amerika, ada namanya Comcast, Verizon, AT&T dan lainnya, sementara di Indonesia kita punya Telkomsel, Indosat, XL dan sebagainya.

Nah di negeri Paman Sam, pemerintahnya bekerjasama dengan AT&T, berani mengeluarkan anggaran sebesar 428 juta US Dollar per tahunnya atau setara dengan 5.7 trilliun rupiah. Waduh.. 5.7 triliun bisa dipake buat beli apa aja tuh ya? 4 pesawat Boeing 737, 85 Lamborghini Veneno, 2500 Avanza Veloz atau bahkan 428 miliar bakso urat sapi lho, Gang. Hihi.. Jadi laper..

Balik lagi ke negara tercinta, dibandingkan Amrik yang rela ngeluarin uang triliun-triliunan, pemerintah Indonesia bekerjasama dengan Telkomsel justru hanya mampu mengeluarkan 844 miliar rupiah per tahunnya, Gang. Dari segi anggaran aja udah keliatan kan bedanya? Dan faktanya, di Indonesia sendiri masih terdapat banyak daerah yang belum kebagian akses Internet, lantaran letak geografis yang sangat sulit kejangkau.

Bandingkan dengan Amerika, di mana mereka telah memaksimalkan penggunaan kabel fiber optik sebagai teknologi terkini dalam internet. Sementara di sini, provider yang menggunakan kabel fiber optik bisa dihitung dengan jari, Gang. Ya, bisa dihitung pake jari tangan dan kaki lah ya..

Anyway, kalau kita tarik secara global, ada yang namanya Akamai Technologies. Nah, mereka inilah yang menciptakan peringkat dalam kategori kecepatan Internet. Dan pada kuartal pertama di tahun 2016, Indonesia berhasil menduduki peringkat ke-3 se-Asia Pasifik, Gang. Yeay!

Berbeda halnya ketika ngomongin rata-rata kecepatan akses Internet dunia. Indonesia hanya mampu menempati urutan ke-94 sih, Gang. Tapi jangan bersedih dulu. Seiring berjalannya waktu, infrastruktur dalam dunia maya di Indonesia juga dijamin akan berkembang kok. Makanya, ayo dukung program-program pemerintah dalam meningkatkan kualitas Internet di Indonesia!

Well, sekian informasi yang dapat JalanTikus sajikan buat kamu. Seperti biasa ya Gang, sebelum kamu tutup dan pindah ke video JalanTikus lainnya, jangan lupa untuk Like, Share, dan Subscribe channel JalanTikus! Oh iya, komentarnya juga ya jangan lupa. Bye!

===================================================

Subscribe: https://www.youtube.com/c/JalanTikusID

===================================================

https://jalantikus.com
https://www.facebook.com/JalanTikus/
https://instagram.com/jalantikusid
https://twitter.com/jalantikuscom
https://www.vidio.com/@jalantikus

===================================================